Desa Dupok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan

KECAMATAN KOKOP, BANGKALAN

Rabu, 24 Januari 2018

Profil Desa


         Desa Dupok merupakan salah satu dari 13 desa yang ada di kecamatan Kokop. Pada desa Dupok terdiri dari 4 (empat) dusun yaitu dusun Gelapa, dusun Lar-Lar, dusun Sumber  Sempor dan dusun Julbeng. Menurut narasumber, yaitu bapak Hairil selaku perangkat desa menyatakan bahwa konon ceritanya bermula sekitar tahun 1840-an disuatu daerah terjadi carok masal yang melibatkan ratusan pendekar diseluruh penjuru pulau Madura dan juga banyak pendekar yang tewas, sehingga mayatnya tergeletak berceceran di jalan serta orang-orang suka melakukan maksiat (berjudi, sabung ayam, berzina, dsb) sehingga ketika ada ulama yang kebetulan lewat di daerah itu maka beliau berkata “buddhunah atompok” yakni (buddhunah: rusak, atompok: bertumpuk atau berkumpul) kemudian daerah itu dikenal dengan nama Dupok sampai sekarang.
Selain itu narasumber lain juga menjelaskan asal mula dusun-dusun yang ada di desa Dupok.Pertama, asal mula dusun Gelapa. Menurut bapak Sudarisman selaku Kasi Pemerintahan menyatakan bahwa, asal mula dinamakan Dusun Gelapa yaitu karena dulu pernah terjadi “Carok” antar warga masyarakat yang disebabkan oleh perselingkuhan salah satu warga. Tragedi carok tersebut memakan banyak korban sehingga banyak mayat yang berserakan di tempat tersebut. Tempat terjadinya carok tersebut yaitu tempat yang saat ini dikenal dengan Pasar Dupok. Nama Dusun Gelapa sendiri diambil dari kata “Gelapa” yang artinya mayat yang berserakan.  Selanjutnya dusun Julbeng, narasumber menjelaskan bahwa dusun Julbeng tersebut berasal dari kata Julbeng itu sendiri, kata Julbeng memilik arti Limbah, konon ceritanya terdapat sebuah lumbang yang masih belum jelas kegunaanya. Akan tetapi dalam lubang tersebut penuh dengan limbah-limbah. Maka dari itu dengan adanya lubang yang berisi limbah tersebut, dusun tersebut dinamakan dusun Julbeng.
Selanjutnya dusun Sumber Sempor, menurut narasumber dusun sumber sempor ini diambil dari kata sumber dan sempor, sumber berarti sebuah sumber air dan sempor adalah nama pohon. Maksud dari “Sumber Sempor” adalah sumber air yang ada di bawah pohon sempor. Pohon sempornya sendiri saat ini sudah tidak ada, jadi saat ini hanya tinggal ceritanya saja. Maka dari itu dengan adanya sumber air yang keluar dari bawah pohon sempor dusun tersebut dinamakan dengan sebutan dusun sumber sempor. Selanjutnya yang terakhir yaitu dusun Lar-lar, narasumber menjelaskan bahwa dusun ini dinamakan dusun Lar-lar karena konon ceritanya dusun ini adalah dusun yang paling luas di antara dusun-dusun yang lainnya, maka dari itu dimanakan dusun Lar-lar.




Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Sumber Daya Alam

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Follow by Email